A Soldier Prayer for His Son
Tuhanku,
Bentuklah putraku menjadi
manusia yang cukup kuat
Untuk menyadari manakala ia lemah
Dan cukup berani untuk menghadapi dirinya
sendiri manakala ia takut
Manusia yang memiliki rasa bangga dan
keteguhan dalam kekalahan
Rendah hati dan jujur dalam kemenangan
Tuhanku,
Bentuklah putraku menjadi seorang yang kuat
Dan mengerti bahwa mengetahui
serta mengenal diri sendiri
adalah dasar dari segala ilmu yang benar
Tuhanku,
Jangan Engkau bimbing putraku ke jalan yang
mudah dan lunak
Biarlah Engkau bawa dia ke dalam gelombang
dan desak kesulitan tantangan hidup
Bimbinglah putraku supaya ia mampu tegak
berdiri di tengah badai
Serta berwelas asih kepada mereka yang jatuh
Bentuklah putraku
Menjadi manusia berhati bening
dengan cita-cita setinggi langit
Seorang manusia yang sanggup
memimpin dirinya sendiri
sebelum bermaksud memimpin orang lain
Seorang manusia yang mampu meraih hari depan\
Tapi tak melupakan masa lampaunya
Dan setelah segala sesuatu menjadi miliknya
semoga putraku dilengkapi dengan
hati yang ringan
Untuk bergembira serta selalu
bersungguh-sungguh
Namun jangan sekali-kali berlebihan
Berikan kepadanya kerendahan hati
Kesederhanaan dan keagungan hakiki
Pikiran cerah dan terbuka bagi sumber kearifan
Dan kelembutan dari kekuatan yang sebenarnya
Sehingga aku, orangtuanya, akan berani berkata
“Hidupku tidaklah sia-sia.”
DOUGLAS MACARTHUR
DITULIS PADA MASA-MASA PALING SULIT
DI AWAL PERANG PASIFIK
Read More..
Aku tidak memilih menjadi insan biasa
Memang hakku menjadi luar biasa
Aku mencari kesempatan bukan perlindungan
Aku tidak ingin menjadi warga yang terkungkung
Rendah diri dan terperdaya karena dilindungi
pihak berkuasa
Aku siap menghadapi risiko yang terencana
Berangan-angan dan membina, untuk gagal
dan sukses
Aku menolak menukarkan insentif dengan derma
Aku memilih tantangan hidup ketimbang derma
Aku memilih tantangan hidup daripada
kehidupan yang terjamin
Kenikmatan mencapai sesuatu
Bukan utopia yang basi
Aku tidak akan menjual kebebasanku
Tidak juga kemuliaanku untuk
mendapatkan derma
Aku tidak akan menundukkan diri kepada
sembarang atasan dan ancaman
Sudah menjadi warisanku untuk berdiri tegak,
megah, dan berani
Untuk berpikir dan bertindak bagi diri sendiri
Untuk meraih segala hasil kerja sendiri
Dan untuk menghadapi dunia dengan
berani dan berkata:
“Dengan izin Tuhan, ini telah kulakukan!
Segala sesuatunya ini memberikan makna
seorang insan”
Dean Alfange
Read More..
Mitos 1: Remaja tak tertarik pada belajar
Kenyataan: Remaja adalah pembelajar tanpa henti
Mitos 2: Remaja membuang waktu dan pikiran dengan main video game
Kenyataan: Remaja memecahkan dan menciptakan permainan juga memainkannya
Mitos 3: Remaja kehilangan rasa ingin tahu terdalamnya
Kenyataan: Rasa ingin tahu remaja tak ada saklar matinya
Mitos 4: Remaja percaya, mereka berhak mendapatkan apapun yang mereka inginkan
Kenyataan: Remaja merindukan pemahaman tentang cara bertanggung jawab demi meraih keberhasilan
Sumber: Buku Quantum Thinker
Oleh : Bobbi DePorter
Read More..
Perlu berbagai gaya berpikir berbeda untuk membuat dunia berputar. Mengetahui gaya berpikirmu sendiri memberimu pandangan tentang perilakumu dan perilaku orang-orang di sekitarmu.
Orang-orang yang mempelajari cara kita berpikir dan belajar telah menemukan empat cara unik yang disukai otak kita untuk memproses informasi. Kita menyebutnya terstruktur, logis, fleksibel dan explorasi. Setiap gaya berpikir memiliki kekuatan unik yang bisa kita gunakan untuk memahami cara kita belajar, dan melihat manfaat dari pemikiran orang lain.
Pemikir Terstruktur
Pemikir Terstruktur (PT) memproses informasi dengan cara teratur dan selangkah demi selangkah. Dunia mereka konkret dan nyata, terdiri dari hal-hal yang bias mereka lihat, sentuh, dengar, rasa dan baui. Mereka perfeksionis yang berorientasi pada detail dan belajar saat melakukan. PT jago dengan tanggal, fakta, rumus dan daftar.
Pemikir Eksplorasi
Seperti Pemikir Terstruktur, Pemikir Eksplorasi (PE) hidup dalam dunia yang konkret dan nyata. Tapi, perilaku mereka lebih tidak terstruktur dan menyukai eksperimen. Mereka lebih kreatif dan terbuka pada lompatan inuitif, dan bukan pendekatan PT yang selangkah demi selangkah. Saat mengerjakan proyek, mereka kadang lebih asyik dengan proses daripada hasilnya. Kadang, mereka tak menyadari waktu, tapi mereka juga mencari cara kreatif baru untuk bertindak dan suka mengeksplor ide-ide dan sistem baru. Kenalanmu ada yang seperti ini?
Pemikir Fleksibel
Pemikir Fleksibel (PF) hidup di dunia perasaan dan emosi. Kebanyakan orang menganggap PF sebagai “ramah”. Mereka perlu waktu untuk merenung dan meresapi informasi baru sebelum membuat keputusan atau membentuk opini. PF ingin melihat gambar keseluruhan sebelum masuk ke detai, dan mereka tak menyukai lingkungan terstruktur.
Pemikir Logis
Pemikir Logis hidup di dunia teori dan pemikiran. Mereka senang menganalisis. PL sangat jago melakukan penelitian karena mereka bisa menemukan ide dan informasi penting, terutama jika tertata dengan baik. Mereka berpikir secara logis dan rasional serta mengajukan pertanyaan untuk mengetahui kenapa, juga bagaimana, di balik segala hal.
Apa gayamu?
Sumber: Buku Quantum Thinker
Oleh : Bobbi DePorter
Read More..
Apa sebenarnya yang dimaksud dengan “berpikir lebih besar”? Pertama-tama, berpikir lebih besar menciptakan lebih banyak peluang-peluang yang membuat perbedaan besar dalam hidupmu.
Peluang: mungkin aku bisa menghubungkan dua computer ini dan mengirim pesan bolak-balik.
Peluang lebih besar: mungkin aku bisa menghubungkan semua computer di dunia dengan dimensi maya baru (yang kini dikenal sebagai World Wide Web)!
Peluang: aku bisa menanam sebatang pohon yang akan menyerap satu ton karbon dioksida dalam hidupnya.
Peluang lebih besar: aku bisa menyelenggarakan sebuah acara dan meyakinkan semua temanku untuk menanam sebatang pohon untuk mengurangi pemanasan global dan menyerap 20 ton karbon dioksida dari atmosfer!
Peluang: mungkin aku bisa belajar lebih keras dan mendapatkan nilai lebih baik saat ujian.
Peluang lebih besar: mungkin aku bisa belajar lebih cerdas dan mendapat nilai lebih baik, titik!
Ciptakan ribuan peluang-peluang besar melalui otakmu, dan jangan lupa untuk mewujudkan peluang-peluang itu!
ROGER BANNISTER
Sebuah contoh klasik tentang berpikir lebih besar adalah atlet besar Inggris bernama Roger Bannister, orang pertama yang berlari sejauh satu mil (1,6 km) dalam waktu kurang dari empat menit. Sebelum meraih prestasi ini, semua mengira tak mungkin bagi manusia untuk berlari sejauh satu mil dalam waktu kurang dari empat menit. Beberapa orang bahkan mengira jantungmu akan meledak jika mencobanya! Tapi Bannister bukan salah satu dari mereka.
Usai ribuan orang berlatih selama beberapa dekade tanpa berhasil memecahkan catatan waktu empat menit, Bannister memutuskan untuk melakukannya dan mencengangkan dunia dengan catatan waktu 3 menit dan 59,4 detik. Banyak yang bilang itu kebetulan – bahwa dia manusia super dan bahwa tak akan ada yang bisa melakukannya lagi. Tapi, satu bulan kemudian, rekor Bannister dipatahkan oleh pelari Australia. Tak lama kemudian, banyak orang sanggup berlari sejauh satu mil hanya dalam waktu kurang dari empat menit.
Apa yang berbeda? Kejadian apa yang tiba-tiba menghapuskan batasan waktu empat menit? Apakah sepatu latih baru dengan kantung udara keten, atau obat penambah kekuatan? Tidak. Pelari hanya punya anutan untuk mengembangkan pikiran dan meniru pemikiran dan latihan mereka.
Sumber: Buku Quantum Thinker
Oleh : Bobbi DePorter
Read More..
Terkadang orang mengatakan aku sok rajin, kerja percuma, cuma cari-cari muka atas apa yang aku kerjakan. Tapi aku tak perduli, karena aku yakin bahwa apa yang sedang aku lakukan adalah sebuah awal yang sedang aku ciptakan untuk ku jadikan pondasi kesuksesan atas impian besarku.
Tak perduli tak seberapa sering aku akan gagal, karena aku yakin, bertambahnya kegagalan yang aku alami adalah merupakan pengurangan atas kuota kegagalan yang sudah terpatok untukku. Dan aku yakin ketika jumlah itu sudah mencapai puncaknya, maka yang tersisa tinggallah kesuksesan.
Berpikir positif, wujudkan impian besarnu.
Read More..
Semangatku kini mulai meredup
Gelora api yang dulu membangkitkan semangatku
Kini tak dapat lagi aku rasakan
Kata-kata motivasi yang biasanya selalu menjadi navigator pikiranku
Kini tak ada lagi gunanya
Oh Bunda, apakah yang harus ku lakukan
Anakmu kini tengah patah semangat
Patah seribu patah bagaikan ranting kering yang patah remuk
Diinjak oleh kaki seekor gajah raksasa
Oh Bunda, aku butuh keajaiban
Tapi keajaiban apakah yang aku butuhkan
Akupun tak tahu, Bunda
Aku berharap yang datang adalah yang terbaik
Read More..
